Jumat, 29 Juni 2012

SENI DAN BUDAYA :)



 Kenali Dan Kembangan Kebudayaan Daerah Untuk Kejayaan Kebudayaan Indonesia
 

Kebudayaan berasal dari kata Budhi dan Daya yang artinya kesadaran dan kemampuan manusia dalam berjuang mempertahankan kehidupannya.

Oleh karena kebudayaan adalah “dunianya” manusia, maka menjadi penting untuk mengetahui apa itu kebudayaan dan bagaimana “perilakunya”. Pengetahuan ini akan menjadi salah satu bekal untuk melihat secara jernih, tentang kehidupan yang sedang kita jalani. Dalam aktivitas praktis manusia, kebudayaan menjadi sebuah hal yang begitu penting.Nilai pentingnya terletak pada fungsinya memberi pedoman untuk identitas. Kebudayaan adalah dinamis, layaknya seorang manusia yang tumbuh dan berkembang sendirian. Sisi dinamis ini akan semakin terlihat ketika terdapat hubungan antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain. Sisi dinamis tersebut dapat dilihat dari bentuk-bentuk hubungan yang ada, seperti asimilasi, akulturasi, adaptasi, adopsi, difusi dan lain sebagainya.

BENTUK-BENTUK HUBUNGAN ANTAR KEBUDAYAAN

Bentuk hubungan antar kebudayaan bangsa muncul dalam kegiatan nyata seperti perdagangan, pernikahan,peperangan, pertukaran pelajar, hubungan diplomatis, penerjemahan bahasa dan lain-lain.

Bentuk-bentuk hubungan tersebut, terus berlanjut hingga kini. Hanya saja, hubungan yang tadinya bersifat keras, menjadi lebih lunak, setelah Indonesia telah merdeka secara de facto dan de jure. Bentuk hubungan antar- kebudayaan menjadi lebih diplomatis, lewat meja perundingan, hubungan diplomatis, kerjasama perdagangan, pertukaran pelajar, jual-beli peralatan pertahanan, dan sebagainya. Itulah sedikit gambaran mengenai bentuk–bentuk hubungan dalam kebudayaan.

UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN

Kebudayaan mengandung unsur antara lain; Kenyakinan, Mata pencarian, Bahasa, pengetahuan, Teknologi, Sistem sosial,Kekerabatan,penanggalan,Tata pemukiman.

Berkembangnya kebudanyaan dikarenakan adanya kesadarn manusia, kondisi masyarakat dan hubungan dan kebudaan lain.


AKTIVITAS KEBUDAYAAN

Terminologi yang menunjukan aktifitas kebudayaan antara akulturasi, asimilasi, difusi, dan lain-lain. Kebudayaan itu memiliki jiwa, ibarat manusia hidup yang dinamis dan tidak statis. Selain kebudaaan itu hidup, kebudayaan pun dapat terkena kematian. Kematian kebudayaan terjadi karena manusia yang dulu hidup di dalam sebuah kebudayaan, meninggalkan – baik secara sadar atau tidak – kebudayaan itu, biasanya, karena ketertarikan kepada kebudayaan lain.Manusia adalah “jiwa” kebudayaan.Ketika manusia meninggalkan kebudayaan yang telah melembaga tersebut kematian bagi sebuah kebudayaan.

Keunggulan kebudayaan Indonesia;

- Kekayaan akan keragaman kebudayaan daerah Indonesia
- Sumber daya alam yang melimpah dan berkualitas
- Wilayah yang strategis


Problematika;

- Adanya pandangan bahwa kebudayaan itu statis
- Rendahnya minat sebagian masyarakat dalam menghayati kebudayaan daerah
- Rendahnya apresiasimasyarakat dalam menghayati kebudayaan daerah
- Rendahnya apresiasi masyarakat terhadap nilai-nilai budaya daerah
- Ketertarikan sebagian masyarakat terhadap pengaruh kebudayaan barat/asing
- Pencitraan yang kuat tentang kebudayaan Indonesia.


KEBUDAYAAN INDONESIA

Kebudayaan Indonesia adalah salah satu dari sekian banyak kebudayaan yang ada di dunia. Keberadaannya – sama dengan kebudayaan lain – telah memakan waktu yang cukup lama.Berbicara tentang kebudayaan Indonesia maka kita akan berbicara tentang sejarah panjang pertemuan antar kebudayaan daerah Indonesia dengan kebudayaan dari luar Indonesia.

Pertemuan antar kebudayan-kebudayaan di Indonesia, sudah dimulai sejak masuknya agama Hindu dan Budha. Kebudayaan daerah Indonesia yang masih sederhana kemudian bertemu dengan agama Hindu dan Budha yang menjadi sedemikian meluas dan dianut oleh banyak masyarakat di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya kerajaan yang pernah ada di wilayah Barat dan Tengah

Indonesia yang menganut agama tersebut seperti Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Pejajaran dan Majapahit. Pada masa kerjaan Majapahit, kebudayaan Indonesia mencapai kebersamaannya dengan menyatukan kerajaan yang ada di Indonesia oleh Patih Gajah Mada, yang terkenal dengan Sumpah Palapa.

Kesatuan ini jelas menjadikan kebudayaan di Indonesia semakin menunjukkan dinamis. Terlihat mulai munculnya berbagai persoalan kebudayaan, salah satunya seperti hubungan kerajaan di daerah dengan Majapahit. Keadaan ini semakin terlihat, ketika agama Islam mulai banyak dianut oleh masyarakat di Indonesia, bahkan hingga tingkat kerajaan. Perubahan keyakinan ini membuat banyak perubahan di bidang lain, kesetaraan antara sesama manusia, semakin berkembangnya sastra, berdirinya kerajaan-kerjaan baru dan lain-lain.

Perjalanan kebudayaan Indonesia dipengaruhi oleh, masuknya Portugis menandakan sebuah masa ketika penjajahan melanda wilayah nusantara. Ditutupnya Terusan Suez membuat banyak negara di belahan dunia Barat mengalihkan perhatiannya untuk mencari rempah-rempah. Tokoh-tokoh seperti Vasco da Gama, Marcopolo, Bartholomeus Diaz, mencari sebuah wilayah perdagangan baru. Salah satu wilayah yang ditemukan sampailah mereka di tanah nusantara dan memulai sebuah masa yang panjang, dalam penjajahan. Nusantara yang memiliki kesabaran tersebut mulai menapaki jalan menuju persatuan. Masa tersebut, dipenuhi dengan berbagai peperangan di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Maluku. Peperangan yang digerakan oleh semangat mempertahankan diri. Dengan menggunakan taktik memecah belah atau devide et impera, perlawanan yang diberikan oleh para pejuang di daerah mulai tidak berarti. Perlawanan masih diberikan, mulai dari “kecil-kecilan” hingga memuncak pada perlawanan secara keseluruhan terhadap penjajahan. Akhirnya memperoleh kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945
Penjajahan yang terjadi selama masa tersebut, bukan hanya kisah perlawanan fisik, tetapi juga tentang perlawanan kebudayaan. Oleh karena,terjadi perubahan yang besar dalam banyak bidang.Dalam hal ini dapat disoroti perubahan bentuk pemerintahan. Perubahan bentuk pemerintahan, dari kerajaan kepada negara, menjadi sebuah perubahan yang menuntut adanya kesatuan wilayah dan kebudayaan di Indonesia. Pada masa ini pula, polemik tentang dasar negara, bahasa, Undang-Undang Dasar, dan persoalan kebudayaan nasional mulai terlhat. Sudah banyak usaha yang dilakukan untuk merumuskan apa itu kebudayaan Indonesia.Kekayaan Kebudayaan yang sedemikian hebat dari wilayah Indonesia, membuat para perumus tidak ingin menghilangkan kebudayan yang sudah lama hidup. Kekayaan kebudayaan yang telah telah terkenal kebesarannya ke Tiongkok dan Eropa.Namun, usaha perumusan belum membuahkan hasil yang memuaskan.Masyarakat Indonesia telah teralihkan perhatiannya kepada kebudayaan yang dibawa oleh Eropa dan Amerika.


Upaya pengembangan kebudayaan Indonesia

a. Jujur
b. Tanggung Jawab
c. Menepati janji
d. Toleransi
e. Membiasakan hidup bersih
f. Menuntut ilmu kapan dan dimanapun juga
g. Menjalaini kehidupan sehari-hari dengan berpedoman pada kebudayaan Indonesia
h. Tanamkan minat sejak dini pada kebudayaan daerah Indonesia
i. Mempelajari dan mengenali kebudayaan daerah Indonesia (tarian,kerajinan tangan, Seni bertutur, alat musik daerah membangun rumah teknik kebudayaan daerah dan lain-lain).

Sudah saatnya kebudayaan Indonesia memiliki kesejajaran dengan budaya barat. Oleh karena itu, mulai disadari bahwa kebudayaan daerah di Indonesia memiliki keunggulan mulai dari pandangan tentang alam hingga pranata sosial. Dan masyarakat barat juga mulai menyadari kekurangan kebudayaan mereka sendiri, yang terlihat lewat gairah dan ketertarikan kepada kebudayaan Timur sebagai penawar kegelisahan mereka.

Mengenali dan mengembangkan kebudayaan Indonesia adalah tugas yang diemban oleh setiap warga negara Indonesia. Jangan tinggalkan kebudayaan Indonesia karena kekayaan menunggu untuk dikenali, dikembangkan, hingga akhirnya dapat hidup mencapai kebesarannya, yang dulu pernah dimiliki.


PROBLEMATIKA KEBUDAYAAN INDONESIA

Menelusuri pergulatan kebudayaan di Indonesia, akan ditemukan sebuah fenomena yang lazim dihidupi yaitu, ke-rendah-diri-an masyarakat Indonesia terhadap kebudayaannya sendiri. Ke-rendah-diri-an ini muncul dari hubungan antara kebudayaan Barat dengan kebudayaan daerah di Indonesia, Barat yang sering diposisikan sebagai pihak superior dan kebudayaan daerah di Indonesia sebagai pihak inferior.Rendah diri ini disebabkan oleh penjajahan, kerusakan perilaku masyarakat Indonesia, dan pencitraan yang kuat dari media tentang keunggulan kebudayaan Barat. Namun, dari beberapa sebab tersebut, yang terus terjadi hingga saat ini dan yang paling mendasar adalah pencitraan. Dikatakan mendasar karena pada saat penjajahan pun sudah terjadi pencitraan tersebut.

Ungkapan khusus seperti, ilmiah, keren, funky, dan gaul adalah ungkapan yang menujukkan kondisi rendah diri. Ungkapan-ungkapan tersebut seringkali dilekatkan kepada kebudayaan Barat, sedangkan kebudayaan daerah di Indonesia, sepertinya jauh dari ungkapan–ungkapan tersebut. Hal ini memang tidak sepenuhnya bermasalah, karena Barat memang memiliki keunggulan dalam bidang-bidang tertentu, seperti sains. Namun, penilaian kebudayaan Barat lebih superior dan kemudian fenomena masyarakat Indonesia meninggalkan kebudayaan yang sudah lama dihidupi, tentu menjadi suatu masalah. Kebudayaan daerah di Indonesia ditingglakan hanya karena dicitrakan tidak ilmiah, keren dan sebagainya. Padahal, mulai disadari bahwa kebudayaan daerah di Indonesia memiliki keunggulan–mulai dari pandangan tentang alam hingga pranata sosial. Dan juga masyarakat Barat mulai menyadari kekurangan kebudayaan mereka sendiri-yang terlihat lewat gairah dan ketertarikan kebudayaan Timur sebagai penawar kegelisahan mereka.

Secara singkat, dapat dikatakan permasalahan ini muncul karena pencitraan dan harus juga diselesaikan dengan pencitraan. Sudah saatnya kita melihat bahwa kebudayaan Indonesia memiliki kesejajaran dengan kebudayaan Barat, hanya saja kebudayaan Indonesia kurang dicitrakan dan kurang dikenali oleh sebagian masyarakat Indonesia yang hidup mulai masa 70-an. Tentu, usaha untuk mengenali kebudayaan Indonesia adalah tugas yang diemban oleh setiap warga negara Indonesia.Pengenalan ini merupakan salah satu modal untuk memiliki dan mengembangkan kebudayaan Indonesia. Minimnya pengenalan ini, merupakan salah satu faktor yang membuat rendahnya rasa kepemilikan dan keinginan untuk mengembangkan kebudayaan. Mengembangkan kebudayaan, adalah hal yang harus dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Jangan tinggalkan kebudayaan Indonesia karena kekayaannya menunggu untuk dikenali, dikembangkan, hingga akhirnya dapat hidup mencapai kebesarannya, yang dulu pernah dimiliki.

sumber :
Pusat Informasi Kesejahteraan Rakyat
Badan Informasi Publik
Departemen Komunikasi Dan Informatika 

PARADE OGOH - OGOH





Ogoh – ogoh mempunyai bentuk menyerupai raksasa besar, sebagai symbol kejahatan (bhuta). Kerangka ogoh – ogoh terbuat dari bambu dan kertas semen, sedangkan bentuknya diambil dari cerita pewayangan, baik Mahabrata ataupun Ramayana. Sebelum diarak, ogoh – ogoh ini terlebih dahulu dibuatkan suatu upacara untuk memberikan semangat dan juga jiwa, dan setelah diarak upacara juga dibuat untuk menetralisir semangat dan jiwa tersebut dengan membakarnya.

Dalam hal ini jiwa tersebut yang dimaksud adalah kekuatan jahat (bhuta) yang seringkali mengganggu makhluk hidup di dunia, tetapi disisi lain mereka juga merupakan bagian dari makhluk hidup dan manusia itu sendiri. Tujuan sebenarnya dari upacara ini dibuat untuk menetralisir seluruh kekuatan jahat agar tidak mengganggu lebih lama lagi, malah sebaliknya menjadikannya sebagai kekuatan baik untuk semua makhluk hidup dan dunia.

TARI SANGHYANG


 



Tari Sanghyang adalah tari sakral, merupakan tari kerauhan karena kemasukan roh, baik roh dedari maupun roh binatang yang memiliki kekuatan gaib. Tari ini merupakan warisan budaya pra-Hindu yang bertujuan menolak bala. Tari sanghyang ini merupakan tarian komunikasi spritual dari warga masyarakat dengan alam gaib dengan menyanyikan tembang-temban pemujaan dengan iringan tetabuhan. Didalam tarian ini selalu ada tiga unsur penting yaitu; api, gending sanghyang dan penari. Dan tari sanghyang yang umum dipentaskan di Bali terdiri dari; Sanghyang Dedari, Sanghyang Deling, Sanghyang Bojog, Sanghyang Jaran, Sanghyang Sampat dan Sanghyang Celeng.

Sanghyang Dedari
Tarian Sanghyang Dedari, dilakukan sepasang penari cilik yang sebelumnya diupacarai dan dinyanyikan gending sanghyang dedari sampai pingsan suatu pertanda masukya roh dedari, di tempat menari kedua penari tersebut dalam keadaan tidak sadar menari-nari di atas pundak pria mengelilingi tempat pentas. Tujuan dari pementasan tari sanghyang dedari ini adalah memohon keselamatan dari bencana alam atau wabah penyakit. Tarian ini terdapat di daerah Kabupaten Badung, Gianyar dan Bangli.

Sanghyangh Deling
Tari Sanghyang Deling ditarikan sepasang gadis yang belum akir balik, tarian ini dimasuki roh Dewa Wisnu atau Dew Sri yang melambangkan kesuburan. Dengan sarana sebatang pepohonan yang digantungi dua boneka yang disebut Deling terbat dari daun lontar. Semakin kencangnya gerak dari pada deling menandakan kedua penari tesebut telah kemasukan roh, tujuan tari ini untuk memohon keselamatan. Tarian ini hanya terdapat di desa Kintamani Kabupaten Bangli.

Sanghyang Bojog
Tari Sanghyang Bojog ditarikan oleh seorang pria dengan busana seperti seekor kera. Sebelumnya dilakukan upacara pemanggilan roh kera, setelah penari kemasukan roh maka penari tesebut akan melompat-lompat di atas pohon menirukan gerak gerik kera, kadang-kadang gerakanya sulit untuk ditirukan oleh manusia. Tarian Sanghyang Bojog ini ada di Kabupaten Karangasem.

Sanghyang Jaran
Tari Sanghyang Jaran ditarikan seorang pria yang mengendarai sebuah kuda-kudaan yang terbuat dari pelapah daun kelapa. Setelah dilakukan upacara dan penarinya sudah kemasukan roh kuda tunggangan dewata dari kayanan, penari akan berjalan dan berlari-lari kecil dengan kaki telanjang menginjak-nginjak bara api batok kelapa yang disiapkan di arena tari sanghyang jaran, tarian ini dlaksanakan bilamana masyarakat prihatin akan keadaan aalam ini. Tari Sanghyang Jaran ini terdapat di daerah Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Bangli.

Sanghyang Sampat
Tari sanghyang Sampat ditarikan oleh seorang gadis yang telah dimasuki roh engan sebuah perantara sapu atau lidi yang digerak-gerakan dari kiri kekanan atau sebaliknya atau bisan dengan perantara lainya denan memakai sepotong bambu dengan sebutan sanghyang bumbung.

Sanghyang Celeng
Tari Sanghyang Celeng yang ditarikan oleh seorang pria dengan busana yang terbuat dari ijuk yang menyerupai babi. Setelah penari dimasuki roh, maka penari akan merangkak menirukan tingkah laku seekor babi. Tarian ini terdapat di desa Duda Kabupaten Karangasem. 

Rabu, 27 Juni 2012

Penularan Hepatitis B Lebih Cepat dari HIV/AIDS

Heii kalian udah tau belom Penularan Hepatitis B lebih cepat lo dari HIV/AIDS?, pasti deh belum ya :P
iiiiiiiiii ngeri yaa:$ kalo di bayangin. Hhhmmm sebenernya gua juga baru tau sih sekitar sebulan yang lalu gara - gara salah satu temen deket gua menginap penyakit Hepatiti B semenjak SMP ungkap teman cowok gua nih:) Ya udah berhubung gua suka browsing and orangnya pengen tau gua share nih ke internet mengenai penyakit ini. Kira kira sekarang umur temen gua  20-an . Tapi ciri ciri fisik orang yang mengidap Hepatitis B secara gamblang sih hampir gak keliyatan ya. Ok usut buka usut gua mau share karang.cekidot:D


Penyakit Hepatitis B adalah masalah kesehatan global. Ada 2 miliar
orang di dunia yang diperkirakan terinfeksi Virus Hepatitis B (VHB). Menurut
data WHO, saat ini sudah lebih dari 400 juta manusia di seluruh dunia
menderita Hepatitis B kronis yang berisiko berkembang menjadi sirosis dan
kanker hati.
Sekurangnya ada 1 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini.
Data ini menempatkan Hepatitis B sebagai penyebab kematian nomor sembilan di
dunia. Sebanyak 75% dari pembawa virus hepatitis B berada di Asia Pasific.
“Hepaptitis B adalah penyakit infeksi pada hati (hepar/liver) yang
berpotensi fatal yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (VHB) dan merupakan
salah satu penyakit yang sering ditemui dan menular. Penularannya sangat
cepat. VHB 100 kali lebih cepat dari HIV/AIDS,” jelas Ketua Divisi
Hepatologi FKUI-RSCM Ali Sulaiman dalam “Seminar Waspada Hepatitis B dalam
Rangka Menuju Indonesia Bebas Hepatitis B” di Jakarta, Sabtu (25/9).
Ia menjelaskan penyakit hepatitis terdiri dari hepatitis akut, yaitu
hepatitis dengan jangka pendek, biasanya kurang dari 6 bulan dan mampu
direspons dengan baik oleh sistem kekebalan tubuh. Hepatitis kronik adalah
Hepatitis B jangka panjang yang tidak dapat diatasi oleh sistem kekebalan
tubuh.
Di Asia Pasific, kebanyakan orang terinfeksi virus Hepatitis B pada saat
lahir atau pada saat masa kanak-kanak. Sebanyak sembilan dari sepuluh orang
yang terinfeksi tersebut akan bertahan sampai dewasa.
Di tempat lainnya, virus Hepatitis B biasanya menginfeksi orang dewasa
melalui kontak seksual atau melalui darah yang telah terinfeksi. Penularan
virus Hepatitis B adalah lewat transfusi atau tranplantasi, air liur, pasangan seksual
berganti-ganti, pekerja kesehatan, tahanan dan penghuni asrama, pengguna
jarum suntik narkoba, atau bayi dari ibu yang membawa virus hepatitis B.

Kelelahan
Kebanyakan pasien Hepatitis B kronis tidak memiliki gejala khusus tapi
sebagai patokan, tanda-tanda terinfeksi virus Hepatitis B (VHB) jangka
pendek (Hepatitis B Akut) adalah kelelahan dan sindroma “flu like”, nafsu
makan turun, panas, pusing, mual, muntah, sakit perut, diare, kulit dan
mata, kuku dan seluruh tubuh berwarna kuning, kencing berwarna cokelat tua,
tinja berwarna pucat. Sedangkan terinfeksi hepatitis B jangka panjang
(Hepatitis B Kronis) adalah sama dengan yang akut disertai sakit otot dan
persendian, dan lemas. Tahapannya adalah fibrosis, yaitu penumpukan serta
akumulasi dari jaringan hati yang rusak.
Pada tahap sirosis, yaitu kerusakan lanjut dari jaringan hati yang ditandai
dengan permukaan hati yang berbenjol-benjol dan terbentuk jaringan ikat.
Pada akhirnya tahap kanker hati. Jangka waktu perjalanan penyakit adalah
dari 30-50 tahun.
“Pada tahap sirosis, aliran darah terbendung, sehingga kembali kesaluran
darah pencernaan atau ke rongga perut yang mengakibatkan pembuluh pecah,
muntah darah dan tinja hitam sehingga dapat mematikan,” jelas Ali Sulaiman
dalam konferensi pers seusai seminar.
Menurutnya, di Indonesia terutama daerah Indonesia timur adalah daerah yang
paling tinggi penyebaran penyakit Hepatitis B. Ia menyebut daerah Kupang
(25,61%), Mataram (20,61%), Palu (12,24) dan Manado. “Hal ini disebabkan
fasilitas kesehatan yang kurang di daerah Indonesia timur. Ada 5-10 orang
dari 100 orang Indonesia mengidap Hepatitis B,” jelas Penasehat Perhimpunan
Peneliti HAtri Indonesia (PPHI) ini.
Indonesia menempati urutan ketiga yaitu 12 juta setelah Cina (120 juta),
India (48 juta) dalam jumlah penderita Hepatitis B terbesar di Asia Pasifik.
Seperti gunung es, data ini adalah hanya 30% dari pengidap keseluruhan.

Pencegahan
Penularan Hepatitis B sangat mudah yaitu melalui cairan tubuh seseorang yang
terinfeksi seperti air mani, ludah dan cairan tubuh lainnya. Mereka yang
beresiko adalah bayi yang baru lahir, hubungan seksual tidak aman,
penggunaan pisau, jarum suntik, tindik, tato, sikat gigi, juga minum dari
gelas yang sama seccara bergantian.
Virus Hepatitis B dapat bertahan hingga beberapa minggu di luar tubuh
manusia. Pencegahannya adalah dengan menjalani hidup sehat dan menghindari
penularan serta melakukan vaksinasi/imunisasi secara lengkap yaitu 3 kali
suntik dalam rentang waktu berbeda.
Pengobatan Hepatitis B menggunakan interveron (perinjeksi) dan lamivudine
(oral). Saat ini digunakan Adefovir Dipivoxil (Hepsera) sebagai anti virus
oral baru yang menekan replikasi virus pada saat mengalami mutasi. Seperti
halnya Lamivudine (3TC-HBV), Hepsera memberikan manfaat pada perbaikan
jaringan hati.
“Tindakan terbaik adalah deteksi segera, vaksinasi segera dan obati segera.
Minum temulawak bukanlah mematikan virus, tapi hanya melemahkannya.” jelas
Prof Dr. Ali Sulaiman Sp.
Pengobatan dengan jalan mematikan VHB sangat tergantung pada waktu yang
tepat. Anti virus harus diberikan pada saat pengidap sedang kambuh. Pada
saat virus sedang aktif itulah antivirus diberikan secara terus menerus.
“Jangan terlambat atau jangan terlalu cepat. Jika tidak sedang kambuh, maka
obat tidak akan efektif dan justru akan menyebabkan virus bersembunyi.
Temulawak akan menyebabkan virus bersembunyi,” jelas Prof Dr. Ali Sulaiman Sp".


Naaa kalian uda pada tau kan sekarang kalo penyakit Hepatitis B itu 100x lebih cepat penularannya ketimbang HIV/AIDS. Di atas kan udah di jelasin bahwa penularan Hepatitis B ini salah satunya melalui air liur. So, kalian harus hati hati nih kalo punya pacar yang menginap Hepatitis B, jangan sampai cuman gara gara nafsu birahi kalian kontak tubuh misalnya, ciuman ataupun melakukan hubungan seksual lebih lebih tanpa pengaman jadi ikutan mengidap penyakit Hepatitis B ini.
Sekian cerita mengenai Hepatitis B, semoga bermanfaat ya:)

CALON ARANG


Hello guys yang agama Hindu khususnya udah pada tau kan Calon Arang itu apa? yappss itu lo pertunjukan sakral yang di adain di setra (kuburan) di daerah masing - masing. Biasanya sih di adain setiap 6 bulan sekali "kayaknya" hehhehee. Aku suka  banget deh nonton calon narang ceritanya menarik, mistis dan wajib di simak hahhaa. Biasanya ada yang kerauhan lo kalo Topeng Sidakaryanya mesolah ih takut tapi menarik banget. Gua heran nih kenapa pas lagi kerauhan orang - orang pada deket bahkan dengsek''an buat nonton termasuk gua ndri ahhhaa :d. Habisnya penasaran sih ya :P  Calon Arang itu adalah salah satu tokoh dalam cerita rakyat Bali abad ke -12 . Naaa mau share dikit nih mengenai jalan ceritanya:) chek this out, kemonnnnnn :d

I. Calon Arang membuat ulah di negeri Daha

1. Ada pemimpin di Daha. Tentram olehnya memerintah; damai negeri pada pemerintahannya. Maharaja Erlangga gelarnya, sangat baik budi.
Ada seorang janda, tinggal di Girah, Calon Arang namanya. Beranak perempuan satu bernama Ratna Manggali, sangat cantik rupanya. Lama tidak ada orang yang melamarnya. Semua orang di Girah, apalagi di Daha, tidak ada orang di daerah pinggiran, tidak ada yang berani melamar anak si janda itu yang bernama Ratna Manggali di Girah. Oleh karena terdengar oleh negeri, bahwa beliau (janda) di Girah itu melakukan yang cemar. Menjauhlah orang-orang melamar Manggali.
Maka berkata si janda itu: "Aduh, ambillah anakku karena tidak ada orang yang melamar dia, cantiklah rupanya, bagaimana (sampai) tidak ada yang menanyai dia. Marah juga hatiku oleh (hal) itu. Aku akan membaca bukuku; jika aku sudah memegang buku itu, aku akan menghadap Paduka Sri Bhagawati; aku akan meminta anugerah untuk binasanya orang-orang senegeri."
Setelah dia memegang sastra itu, datanglah dia ke tempat pembakaran mayat, memintalah dia anugerah kepada Bathari Bhagawati, diiringi oleh semua muridnya. Demikianlah nama-nama siswa itu: Weksirsa, Mahasawadana, Lende, Guyang, Larung, Gandi. Mereka itulah yang mengiringi Janda Girah, bersama-sama menarilah di tempat pembakaran mayat. Datanglah Paduka Bhatari Durga bersama semua tentaranya, ikut bersama-sama menari. Memujalah yang bernama Calon Arang kepada Paduka Bhatari Bhagawati, berkatalah Bhatari: "Aduh, engkau Calon Arang, apa maksudmu datang kepadaku, sehingga engkau disertai oleh para muridmu semua untuk menyembahku?"
2. Berkatalah janda itu menyembah: "Tuan, anakmu ingin meminta binasanya orang seluruh negeri, demikianlah maksudku."
Menjawablah Bhatari: "Aku memberi, tetapi jangan sampai ke tengah , (supaya) raja besar tidak marah kepadaku."
Patuhlah janda itu, berpamitan menyembahlah dia kepada Bhatari Bhagawati. Calon Arang diiringi oleh semua muridnya menari di Wawala selama tengah malam. Berbunyilah Kamanak-Kangsi , mereka bersama-sama menari. Setelah selesai menari, pulanglah ke Girah sambil bersorak-sorailah sesampainya di rumah mereka.
Tidak lama kemudian, tulah menimpa orang-orang seluruh desa (daerah), sehingga banyak yang mati. Berangsur-angsur dimusnahkan. Calon Arang tidak berkata inilah saya.
Maka tersebutlah Sang Pemimpin Daha, diperhadapkanlah dia di tempat duduk yang tinggi, Sri Maharaja Erlanggha.
Memberitahukanlah patih, jika rakyatnya banyak yang mati, tulahnya panas-dingin (panas-tis). Menulahi satu hari dua hari kematian. Terlihat menyembah, Janda Girah itu, yang bernama Calon Arang, menari di Wawalu bersama semua muridnya. Banyak orang melihatnya. Demikianlah kata patih itu, semua datang dihadapannya, bersama-sama meninggikan dan mematuhi apa yang dikatakan patih.
Berkatalah Sang Prabhu: "Hai, pegawaiku, cederai dan bunuhlah Calon Arang olehmu, jangan engkau sendiri, sengkau ditemani pegawai (lain)."
3. Berpamitanlah pegawai itu menyembah kaki Sang Prabhu: "Mohon ijin hamba untuk membinasakan Janda Girah." Pergilah pegawai itu. Tanpa berkendaraan, segera pergi ke Girah, pegawai itu menuju ke rumah Calon Arang ketika orang sedang tidur; tidak ada orang yang dalam keadaan bangun. Segera pegawai itu mengambil rambut janda itu, menghunus kerisnya ingin memotong si janda; beratlah tangan pegawai itu, terkejut dan bangunlah Calon Arang, keluarlah api dari mata, hidung, mulut dan telinganya, menyala-nyala menghanguskan pegawai itu. Salah satu dari pegawai itu mati. Yang lainnya menjauh cepat meninggalkan pegawai itu. Tanpa berkata-kata jalannya di jalan, segera pergilah ke kerajaan, memberitahukanlah pegawai itu tentang sisa kematian itu: "Tuan, tak berguna pegawai Paduka Sri Parameswara yang satu mati oleh mata Janda Girah itu. Keluar api dari perut, menyala menghanguskan pegawai Paduka Bhatara."
Berkatalah Sang Prabhu: "Sedih aku jika demikian pemberitahuannya." Seketika itu juga pulanglah Sang Prabhu dari ruang penghadapan (Balairung). Sang Raja tidak berbicara. Berkatalah Janda di Girah. Bertambah besarlah kemarahannya oleh kedatangan pegawai itu, oleh utusan hamba Sang Prabhu. Berkatalah Calon Arang berseru kepada murid-muridnya mengajak datang ke tempat pembakaran mayat; dipegangnyalah lagi sastra (buku) itu. Setelah memegang mantra tersebut, diiringilah oleh para muridnya semua, datanglah di tepi kuburan tempat yang rindang oleh kepuh dililit kegelapan, daunnya rindang mengurai sampai tanah di bawahnya merata. Janda Girah itu duduk diterima oleh para muridnya semua. Memberitahukanlah Lende berkata: "Hai, Sang Janda, apa sebabnya tuan seperti akan memarahi Sang Pembawa Bumi? Jika demikian lebih baik mempunyai maksud kelakuan baik, menyembah kepada Sang Maharesi sebagai penunjuk jalan ke surga."
Maka berkatalah Larung: "Apa kesedihanmu kepada duka Sang Prabhu? Sebaliknya dipercepatlah perbuatan ke tengah."
Bersama-sama meninggikanlah mereka semua akan perkataan Larung, mengikutlah mereka kepada Calon Arang, kemudian berkatalah dia: "Sangat benar olehmu, Larung. Bunyikanlah Kamanak dan Kangsi kalian, sekarang menarilah masing-masing, ijinkan aku melihat perbuatan itu satu persatu. Sekarang mungkin sampai di perbuatan itu, kalian menarilah."
4. Seketika itu juga menarilah Guyang, tariannya mendekap-dekap, berteriak-teriak, terengah-engah dan berbusana; matanya melirik, menoleh kiri kanan.
Menarilah Larung; gerakannya seperti macan yang ingin menerkam, matanya kelihatan memerah, benar-benar telanjang. Rambutnya berjalan cepat ke depan.
Menarilah Gandi; melompat-lompatlah olehnya menari; rambutnya berjalan cepat ke pinggir. Memerah matanya kelihatan seperti buah janitri.
Menarilah Lende; tariannya berjingkat-jingkat dengan kakinya. Tingkah lakunya menyala-nyala seperti api hampir menyala. Berjalan cepat rambutnya.
Menarilah Weksirsa; menunduk-nunduk olehnya menari, menoleh-noleh; matanya terbuka tanpa berkedip. Rambutnya berjalan cepat ke samping, benar-benar telanjang.
Mahisawadana menari berkaki satu; ia menyungsang menjulur-julur lidahnya; tangannya ingin memeras.
Senanglah Calon Arang setelah mereka bersama-sama menari. Membagi tugaslah dia sesampai di istana . Mereka membagi tugas pergi ke lima daerah. Lende ke selatan, Larung ke utara, Guyang ke timur, Gandi ke barat. Calon Arang ke tengah bersama dengan Weksirsa dan Mahisawadana.
Setelah mereka berbagi pergi ke lima daerah, Calon Arang datang ke tengah-tengah tempat pembakaran mayat itu, menemui mayat yang mati mendadak di hari ke-5 (kliwon). Dia memberdirikan, mengikat di kepuh, menghidupkan mayat itu, meniup-niupnya; Weksirsa dan Mahisawadana memelekkan mata (mayat itu). Menjadi hiduplah orang itu, sehingga berkatalah mayat itu: "Siapa tuan yang menghidupkan aku? Betapa besarnya hutangku; tak tahu aku membalasnya. Aku menghamba kepada tuan. Tuan, lepaskanlah aku dari pohon kepuh ini, aku ingin berbakti dan menghormat."
Berkatalah Weksirsa: "Engkau sangka (bahwa) engkau hidup? Biarlah aku memarang lehermu dengan parang." Seketika itu juga diparanglah lehernya dengan parang, melesat leher mayat yang dihidupkannya itu. Terbanglah kepalanya; sampai dikeramaskan dengan darah oleh Calon Arang; menggumpallah rambutnya oleh darah. Ususnya menjadi kalung dan dikalungkannya. Badannya diolah dipanggang semua, menjadi korban para Bhuta (raksasa) yang berada di tempat pembakaran mayat, setelah itu Paduka Bhatari Bhagawati menyetujui (menerima) yang dikorbankan itu.
5. Keluarlah Bhatari dari kahyangannya, kemudian berkatalah dia kepada Calon Arang: "Aduh, anakku Calon Arang, apa maksudmu memberikan korban kepadaku, (memberikan) bakti hormat? Aku menerima penghormatanmu."
Berkatalah Janda Girah itu: "Tuan, Sang Pemimpin Negeri membuat duka anakmu, aku memohon belas-kasih Bhatari, supaya Paduka Bhatari senang untuk membinasakan orang-orang senegeri, sampai ke tengah sekalian."
Berkatalah Bhatari: "Baik, aku mengabulkan, Calon Arang, namun engkau jangan lengah."
Berpamitanlah janda Girah itu menghormat Bhatari. Segera pergi menarilah dia di perempatan.
Terjadilah tulah yang sangat hebat di seluruh negeri itu; terjadi tulah satu malam dua malam, sakitnya panas-dingin, orang-orang mati. Mayat-mayat yang ada di tanah lapang bertumpuk-tumpuk, yang lainnya ada di jalan, ada juga yang tidak terpelihara di rumahnya. Srigala-srigala meraung (membaung) memakan mayat. Burung-burung gagak berteriak-teriak tak putus-putusnya memakan mayat, bersama-sama mencucuk (memakan) mayat. Lalat-lalat beterbangan kian-kemari di rumah meraung-raung, rumah-rumah tak berpenghuni. Yang lainnya orang-orangnya pergi ke tempat jauh, pergi mengungsi ke daerah yang tidak terkena penyakit. Orang-orang yang sakit dipikul, yang lainnya ada yang mengasuh (momong) anaknya dan membawa barang-barang.
Para Bhuta yang melihat berseru: "Jangan kalian pergi, desa (daerah) kalian sudah aman, tulah dan penyakit telah selesai, pulanglah kalian ke sini, hiduplah kalian di sini." Setelah itu banyak kematian orang-orang di jalan yang diambilinya. Para Bhuta itu berada di rumah tak berpenghuni bersenang-senang, tertawa-tawa, bersenda-gurau, memenuhi jalan dan jalan besar.
Mahisawadana memasuki rumah berjalan ke dinding, membuat tulah bagi orang serumah. Weksirsa memasuki tempat petiduran orang, berjalan bolak-balik, membuka rintangan/pintu, meminta korban darah mentah dan daging mentah: "Itu kesukaan saya, jangan lama-lama", katanya. Tidak ada orang yang mati itu melawan tulah dan tingkah laku para Bhuta itu.

[sunting]

II. Calon Arang terbinasakan oleh Tuan/Empu Bharadah

1. Berjalanlah seorang pendeta ke tengah-tengah tempat pembakaran mayat, bertemulah dia dengan Weksirsa dan Mahisawadana, murid-murid Calon Arang. Setelah melihat Sang Pendeta itu, datang menciumlah murid-murid itu, dan menyembahnya, yaitu Weksirsa dan Mahisawadana.
Berkatalah Sri Bharadah: "Hai orang-orang yang menyembahku, siapakah nama kalian; aku tidak tahu, beritahu aku."
Berkatalah Weksirsa dan Mahisawadana: "Tuan, kami Weksirsa dan Mahisawadana menyembah telapak kaki tuan. Murid-murid Sang Janda Girah. Kami meminta anugerah kepada Sang pendeta, lepaskanlah kami dari siksaan."
Berkatalah sang guru pendeta itu: "Tidak bisa kalian lepas dari siksaan dahulu jika Calon Arang belum dilepaskan dari siksaan dahulu. Berangkatlah kalian ke Calon Arang, berkatalah kalian, bahwa aku ingin berbicara."
Berpamitan menyembahlah Weksirsa dan berlutut, juga Mahisawadana. Nampak dari kejauhan Calon Arang sedang di kahyangan di tempat pembakaran mayat, baru saja pulang Paduka Bhatari Bhagawati dari percakapannya bersama dengan Janda Girah. Baru saja selesai Bhatari berkata: "Hai, Calon Arang, jangan lengah, akan surup/redup/terbenam (kalah) engkau." Demikianlah kata Bhatari.
Setelah itu datang Weksirsa dan Mahisawadana berbicara dahulu kepada Calon Arang; katanya jika Sang Pendeta Bharadah datang. Kata Calon Arang: "Hai, katanya Yang Mulia Bharadah datang; aku akan menemui/menjemput dia." Pergilah Calon Arang, datanglah menerima Sang Mahasakti, menjemput Sang Pendeta, kata Calon Arang: "Tuanku, bahagialah Sang Pendeta yang kumuliakan, Sang Pendeta Bharadah, aku meminta anugerah kata-kata yang baik (rahayu)."
Kata Sang Pendeta: "Lihatlah, aku memberi pengarahan pada tuntunan yang baik; janganlah engkau membuat sakit, yang mulia. Aku diceritai cerita sedih tentang engkau melakukan hal yang jelek membuat manusia banyak yang mati, membuat bumi langka/sepi, membuat dukanya bumi dan membunuh semua rakyat. Betapa banyak engkau membawa mala-petaka (membuat dosa) bagi bumi. Banyaklah orang-orang yang terkena tulah. Keterlaluan engkau membawa mala-petaka, membunuh orang-orang senegara. Tidak dapat engkau terlepas dari siksaan jika engkau sangat bermusuhan. Oleh karena itu, jika belum tahu jalan keluar untuk membebaskan diri, masakan engkau dapat lepas dari siksaan."
Berkatalah Calon Arang: "Permusuhan sangat besar dosaku pada rakyat; oleh karena itu lepaskanlah aku dari siksaan, hai Sang Pendeta, kasihanilah aku."
Berkatalah Sang Pendeta: "Tidak dapat aku melepaskan engkau."
2. Berkatalah Calon Arang, marah, menjadi besar dukanya Janda Girah itu: "Lihatlah, aku akan membuat gangguan besar kepadamu, jika engkau tidak tahu melepaskan aku. Engkau enggan melepaskan aku dari siksaan, lihatlah, aku sama sekali menghilangkan dosa. Aku akan meneluh engkau, hai Resi Bharadah." Kemudian menarilah Calon Arang berbalik mengurai rambutnya, matanya melirik, tangannya menunjuk Sang Pendeta: "Matilah engkau nanti olehku, Pendeta Bharadah. Jika engkau tetap tidak tahu, hai Yang Mulia, pohon beringin besar ini, aku teluh, lihatlah, Empu Bharadah." Seketika itu juga hancurlah sangat pohon beringin karena mata Calon Arang.
Berkatalah Sang Pendeta: "Lihatlah, hai Wanita Yang Mulia, datangkanlah teluhmu lagi yang besar, masakan aku akan heran."
Kemudian semakin besarlah olehnya meneluh, keluarlah api dari mata, hidung, telinga, mulut, menyala-nyala membakar Sang Pendeta. Sang Pendeta tidak terbakar, damailah olehnya memperhatikan hidupnya rakyat. Berkatalah Sang Maha Sakti: "Tidak mati oleh teluhmu, hai Wanita Yang Mulia; aku tidak pergi dari hidup (mati). Semoga engkau mati oleh karena sikapmu itu." Datanglah kematian Calon Arang. Menjawablah Sang Pendeta Bharadah: "Aduh, aku belum memberi pengarahan tentang kelepasan kepada Wanita Yang Mulia. Lihatlah sungguh hai Wanita Yang Mulia, engkau hidup lagi." Datanglah kehidupan Calon Arang: marah memaki-maki Calon Arang, katanya: "Aku sudah mati, mengapa tuan menghidupkan aku lagi?"
Menjawablah Sang Pendeta "Hai, Yang Mulia, aku membuat hidup lagi kamu, (karena) aku belum memberi pengarahan kepada engkau tentang kelepasanmu dan menunjukkan surgamu, serta menghilangkan rintanganmu."
Berkatalah Calon Arang: "Aduh, berbahagia jika demikian kata Sang Pendeta, lepaskanlah aku dari siksaan; aku menyembah pada telapak-kakimu, Sang Pendeta, jika engkau melepaskan aku dari siksaan." Meminta dirilah Calon Arang kepada Sang Pendeta, diperkenankan dia mati yang sempurna (kelepasan) dan ditunjukkan surganya. Setelah Sang Pendeta Bharadah memberi pengarahan, Calon Arang menyembah kepada Sang Pendeta. Kata Sang Pendeta: "Lihatlah, lepaslah engkau, hai Wanita Yang Mulia." Kematian Calon Arang menjadi lepas dari penderitaan, dibakar, roh Janda Girah oleh Sang Kekasih.
Maka Weksirsa dan Mahisawadana bersama-sama turut selamat, berjalan menjadi Wiku oleh Sang Pendeta, oleh karena tidak dapat ikut kelepasan bersama dengan Janda Girah. Bersama-sama dijadikan Wiku oleh Sang Pendeta. Demikianlah cerita tentang Calon Arang:)
INI SEDIKIT FOTO PAS GUA NGISI ACARA CALON ARANG, GUA SEBAGAI SISIA (LENDA - LENDI) DAN MAENIN DRAMA SEBAGAI PEDAGANG GANJEN AHHAHA




ASAL - USUL TARI PENDET



OK disini saya mau bercerita sedikit mengenai asal - usul Tari Pendet yang berasal dari daerah saya sendiri yaitu Bali. Hhhmm  saya sebagai penari bali khususnya ingin berbagi sedikit wawasan mengenai Tarian Sakral ini. Chek this out:)





Sejarah tari pendet sebenarnya sudah ada sejak lama di bali. Tarian ini termasuk yang tertua diantara tarian sejenis yang ada di pulau bali. Dari berbagai sumber yang saya temukan tercatat bahwa tahun 1950 adalah tahun dimana terciptanya tarian pendet. Sebelumnya tarian ini ada untuk upacara keagamaan dan ritual sejenis di bali.

Ada dua seniman kelahiran Desa Sumertha, Denpasar bernama I Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng yang menciptakan tarian ini. Merekalah yang mengubah tarian ritual ini menjadi tarian penyambutan bagi tamu yang dilakukan empat orang penari di berbagai tempat termasuk hotel dan tempat resmi lainnya.

Pada tahun 1960an lah tarian ini diperkenalkan ke dunia internasional melalui suatu event internasional yaitu Asian games. Tari pendet ini dipertunjukkan pada upacara pembukaan Asian games di Jakarta yang dibuka oleh Presiden Soekarno.

Berdasarkan fakta fakta yang ada sebenarnya tidak ada alasan bagi malaysia untuk mengklaim budaya asli dari Bali menjadi budaya miliknya. Karena sudah sejak dahulu dunia internasional mengetahui bahwa tari pendet merupakan tarian asli dari Bali.



Keunikan Tari Pendet dari Bali
Hmm.. akhirnya saya menemukan topik bagus untuk ditulis dan ini juga berkat saran teman saya di acount twitter yang bernama @cleosa. Siapa yang tidak tahu tentang Tari Pendet ? Ah, pasti banyak dari anda yang udah tau bagaimana dan darimana asal tarian unik satu ini. Baru-baru ini muncul klaim dari Malaysia terhadap tarian Pendet, dimana hal tersebut menuai kesedihan keluarga sang pencipta tari pendet di Bali. Saat ini terjadi konfrontasi antara ndonesia dengan Malaysia dikarenakan penggunaan Tari Pendet sebagai ikon negaranya. Sebenarnya siapa sih penciptanya ? Lalu bagaimana sejarahnya ? Mari kita simak bersama-sama…hahhaa kayak mau nonton bioslop aja ya :$
Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di Pura, sebuah tempat ibadah bagi umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Tarian ini diciptakan oleh I Wayan Rindi. Rindi merupakan maestro tari yang dikenal luas sebagai penggubah tari pendet sakral yang bisa di pentaskan di pura setiap upacara keagamaan. Tari pendet juga bisa berfungsi sebagai tari penyambutan. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi “tarian ucapan selamat datang”, meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius.
Wayan Rindi adalah penekun seni tari yang dikenal karena kemampuannya menggubah tari dan melestarikan seni melalui pembelajaran pada generasi penerusnya. Salah satunya terekam dalam beragam foto semasa hidupnya yang aktif mengajarkan beragam tari Bali, termasuk tari pendet pada keturunan keluarga maupun di luar lingkungan keluarganya. Menurut anak bungsunya, Ketut Sutapa, Wayan Rindi memodifikasi tari pendet sakral menjadi tari pendet penyambutan yang kini diklaim Malaysia. Rindi menciptakan tari pendet ini sekitar tahun 1950. Meski dimodifikasi, namun semua busana dan unsur gerakan tarinya tetap mengacu pada pakem seni Bali yang dikenal khas dan dinamis.
Diyakini bahwa tari Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, dewasa maupun gadis. Tarian ini diajarkan sekedar dengan mengikuti gerakan dan jarang dilakukan di banjar-banjar. Para gadis muda mengikuti gerakan dari para wanita yang lebih senior yang mengerti tanggung jawab mereka dalam memberikan contoh yang baik.
Tari putri ini memiliki pola gerak yang lebih dinamis daripada Tari Rejang yang dibawakan secara berkelompok atau berpasangan. Biasanya ditampilkan setelah Tari Rejang di halaman pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih).
Tindakan Malaysia yang mengklaim tari pendet sebagai bagian dari budayanya amat disesalkan keluarga Wayan Rindi. Pada masa hidupnya, Wayan Rindi memang tak berfikir untuk mendaftarkan temuannya agar tak ditiru negara lain. Selain belum ada lembaga hak cipta, tari Bali selama ini tidak pernah di patenkan karena kandungan nilai spiritualnya yang luas dan tidak bisa dimonopoli sebagai ciptaan manusia atau bangsa tertentu. Namun dengan adanya kasus ini, Sutapa yang juga dosen tari di Institut Seni Indonesia (ISI) Bali berharap pemerintah mulai mengambil langkah untuk menyelamatkan warisan budaya nasional dari tangan jahil negara lain.

Tari Pendet milik Malaysia?
Siapapun yang merasa sebagai bangsa Indonesia, akan kaget mendengar bahwa tari Pendet diklaim menjadi milik Malaysia. Menurut Prof. Dr. I Wayan Dibia MA, guru besar Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, tari Pendet digagas dua seniman kelahiran Desa Sumertha, kota Denpasar, yakni I Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng. Tak lama setelah diciptakan - sekitar tahun 1950 - oleh dua seniman Bali ini maka tari Pendet atau tari selamat datang, langsung memasyarakat sehubungan kerap dipakai menyambut kehadiran tamu-tamu penting di Pulau Dewata.
Pada awalnya, tari Pendet hanya menampilkan empat orang penari, dan disuguhkan kepada turis asing yang tiba di Bali atau yang sedang menginap di sejumlah hotel. Karena cukup mengesankan, maka tari ini kemudian juga digunakan untuk menyambut para pejabat negeri dan tamu-tamu penting negara. Setelah cukup berkembang, di tahun 1961, I Wayan Beratha mengolah kembali tari Pendet menjadi polanya seperti sekarang, termasuk menambahkan jumlah penari dari empat orang menjadi lima orang. Bahkan di tahun 1962, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menyuguhkan tari Pendet massal dengan jumlah penari tidak kurang dari 800 orang. Tarian massal ini ditampilkan pada upacara pembukaan Asian Games di Jakarta.
Lalu, apa dasarnya Malaysia mengklaim tari Pendet ini adalah milik mereka?
Inilah yang menjadi pertanyaan atau kebingungan kita bersama. Kita tidak mengetahui secara pasti apa yang dijadikan dasar bagi Malaysia untuk mengklaim tari Pendet sebagai hak milik mereka. Sepertinya tetangga/jiran kita ini selalu mencari masalah.
Mulai dari kasus Sipadan dan Ligitan (yang akhirnya dimenangkan oleh Malaysia), batik, angklung, reog Ponorogo, dan sekarang tari Pendet. Apa yang sedang kau cari Malaysia? Dengan dalih, banyaknya orang/suku Jawa yang tinggal di Malaysia dan membawa budaya Indonesia ke sana, maka sepertinya Malaysia 'berhak' mengklaim batik, angklung dan reog juga adalah milik mereka. Tapi kita tidak habis pikir, jika sebuah tarian yang asli dari Bali juga bisa diklaim menjadi milik mereka. Berapa banyakkah jumlah orang Bali yang tinggal di Malaysia sehingga bisa menjadi pembenaran alasan klaim atas tari Pendet?
Jika dengan seenaknya saja Malaysia bisa mengklaim apa-apa yang berbau Indonesia menjadi milik mereka, maka dikhawatirkan mereka juga akan mengklaim kesenian asli Indonesia lainnya. Saya khawatirkan, bisa-bisa tari SaMan, tari Tor Tor, tari Serampang 12, tari Jaipong, tari Ronggeng Betawi, tari Serimpi, tari Merak, tari Kecak, tari Barong, tari Lenso, tari Cakalele, dan lain-lain, bisa dengan seenaknya diklaim oleh Malaysia. Bahkan mungkin saja terjadi, koteka dari Papua diklaim oleh mereka. Atau Danau Toba juga akan diklaim. Atau yang lebih 'gila' lagi, misalnya Pulau Madura atau Candi Borobudur diklaim milik mereka. hhhuahhahaa kalo beneran nih ya, gempar sudah.
Tidak bisa dipungkiri, ada beberapa lahan bisnis di Indonesia yang kini sudah dimiliki Malaysia, misalnya perkebunan kelapa sawit, bisnis perbankan, bisnis telekomunikasi, dan lain-lain. Tapi bukan berarti apa yang sudah menjadi warisan (heritage) budaya dan seni di Indonesia serta merta dapat diklaim seenak udel. Apa tanggapan Malaysia jika kita juga mengklaim warisan budaya dan seni mereka adalah milik kita. Sebagai tetangga sudah selayaknya kita bersahabat, saling mendukung, bukan mencari masalah. Apalagi kita satu rumpun.
Kejadian ini juga diharapkan menjadi koreksi bagi Pemerintah, bahwa untuk segera mengklaim (baca : mem-paten-kan) semua warisan budaya, seni, makanan serta karya anak bangsa lainnya, yang berasal dari Indonesia. Jangan setelah ada klaim dari negara lain, baru kita ribut, seperti orang yang kebakaran jenggot. Kalau tidak ada tindakan yang nyata dari Pemerintah Indonesia, jangan heran satu per satu warisan tersebut akan berpindah tangan!

Saran dari gua nih: Dengan gua posting kesenian yang berjudul Kesenian Tradisional tari Pendet semoga dapat bermanfaat bagi gua khususnya dan para pembaca umumnya. Dapat menanamkan rasa cinta terhadap kesenian tradisional Bangsa Indonesia, mempererat tali persatuan dan kesatuan.

Disamping itu dengan adanya posting ini semoga para pembaca dapat mengembangkan sekaligus melestarikan kesenian tradisional ini.



INI SALAH SATU FOTO GUA WAKTU MENGISI ACARA DI DESA GUA SENDIRI @Br Tegeha, Sempidi, Mengwi, Bading, Bali, Indonesia:)




















Selasa, 26 Juni 2012

JUICE UNTUK MENGATASI KOLESTROL TINGGI

Terapi juice seharusnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari program penyembuhan penyakit apapun. Hal ini disebabkan juice sangat efektif mengusir racun dan mengembalikan vitalis tubuh, karena itu ketika dibuat juice,zat mineral yang terkandung dalam buah buahan dipisahlan dari serat, sehingga bisa diserap tubuh hanya dalam tempo 10 - 15 menit. Terapi juice ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran dan fungsi obat dari dokter, tetapi dimaksudkan untuk meringankan penderitaan sebelum pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang tepat jadi sebaiknya terapi ini dilakukan berdampingan dengan pengobatan modern atau pengawasan dokter.
Aneka buah - buahan untuk mengatasi kolestrol tinggi seperti apel, wortel, jambu biji, belimbing. :)

Sabtu, 23 Juni 2012

THE LIFE OF A PENCIL


The life of a pencil

The Pencil Maker took the pencil aside, just before putting him into the box.
“There are 5 things you need to know,” he told the pencil, “Before I send you out into the world. Always remember them and never forget, and you will become the best pencil you can be.”
One: “You will be able to do many great things, but only if you allow yourself to be held in someone’s hand.”
Two: “You will experience a painful sharpening from time to time, but you’ll need itto become a better
pencil.”
Three: “You will be able to correct any mistakes you might make.”
Four: “The most important part of you will always be what`s inside.”
And Five: “On every surface you are used on, you must leave your mark. No matter what the condition, you must continue to write.”

JEJAK KAKI DI SANDS



Suatu malam seorang pria bermimpi. dia bermimpi
ia sedang berjalan sepanjang pantai bersama TUHAN.


Di langit terlihat adegan dari hidupnya.
Untuk setiap adegan dia melihat dua set
jejak kaki di pasir: satu rasa memiliki
dia, dan yang lainnya kepada TUHAN.

Ketika adegan terakhir hidupnya melintas di depannya,
ia melihat kembali pada jejak kaki di pasir.


Dia memperhatikan bahwa banyak kali sepanjang jalan
hidupnya hanya ada satu pasang jejak kaki.

Dia juga melihat bahwa hal itu terjadi di bagian paling
terendah dan paling menyedihkan kali dalam hidupnya.


Ini benar-benar mengganggunya dan dia
mempertanyakan TUHAN tentang hal ini:


"TUHAN, Engkau berkata bahwa sekali aku memutuskan untuk mengikuti
Anda, Anda akan berjalan dengan aku sepanjang jalan.
Tetapi saya telah memperhatikan bahwa selama paling
merepotkan kali dalam hidup saya,
hanya ada satu pasang jejak kaki.
Saya tidak mengerti mengapa ketika
Aku paling membutuhkan Engkau, Engkau meninggalkan aku. "

TUHAN menjawab:


"Anakku, anak berharga saya,
Aku mencintaimu dan aku tidak akan meninggalkan engkau.
Selama saat ujian dan penderitaan,
ketika Anda hanya melihat satu pasang jejak kaki,
saat itulah aku membawa Anda. "

A SINNER AND A PRIEST



A drunken man is flying in a hot air balloon and realizes he is lost. He reduces height and spots an old man down below. He lowers the balloon further and shouts, ‘Excuse me, can you help me? I promised my friend I would meet him half an hour ago, but I don’t know where I am.’ The man below says, ‘Yes. You are in a hot air balloon, hovering approximately 30 feet above this field. And you watching the glory of God from above.”You must be a priest,’ says the balloonist.
‘I am,’ replies the man. ‘How did you know?
”Well,’ says the balloonist, ‘everything you have told me is technically correct, but no fun at at all and u just gave me words of God without helping me, and the fact is I am still lost.’
The man below says, ‘then You must be a sinner ‘
hei!!! How could u judge me like that old man!
”Well,’ says the man, ‘you don’t know where you are, or where you are going. You have made a promise which you have no idea how to keep,and you expect someone to solve your problem…

:-)
Love

P + U + S + H


When everything seems to go wrong ……………………………. just P.U.S.H!

When the job gets you down ……………………………………….. just P.U.S.H!

When people don’t react the way you think they should … just P.U.S.H!

When your money is “gone” and the bills are due …………. just P.U.S.H!

When people just don’t understand you ………………………. just P.U.S.H!

P + U + S + H = Pray + Until + Something + Happens

MY OPINION OF LOVE:)


Everyone say love hurts, but that not true :)
Loneliness hurts. Rejection hurts. Losing someone hurts
Everyone confuses these things with love. But in reality Love is the only thing in this world that covers up all the pain and make us feel wonderful again :)

Jumat, 22 Juni 2012

SEBELAS MANFAAT BUNGA MAWAR

Tahukah kamu?.Bunga yang biasanya digunakan sebagai lambang cinta,bunga yang biasanya hanya dipakai sebagai hiasan ternyata memiliki banyak manfaat. Selain memiliki tampilan yang cantik bunga mawar ternyata juga menyimpan manfaat yang baik untuk kesehatan. Manfaat tersebut dimiliki dari zat-zat kimia yang terkandung di dalam bunga mawar,seperti tannin, geraniol, nerol, sitronelol, asam geranik, terpene,flavonoid, pektin polyphenol, vanillin, karotenoid, stearopten, farnesol, eugenol, feniletilakohol, vitamin C,B,E,K. Beberapa manfaat dari bunga mawar antara lain :
1. Dapat digunakan sebagai aroma teraphy dan farfum.
2. Sebagai antikejang.
3. Sebagai pengatur haid.
4. Menyembuhkan infeksi.
5. Menyembuhkan sekresi empedu.
6. Menurunkan panas badan.
7. Menyuburkan rambut dan menambah warna rambut menjadi hitam.
8. Mengencangkan kulit wajah.
9. menghilangi bekas jerawat.
10. mengobati rematik.
Caranya : sediakan 15 gram bunga mawar kering,10 gram adas,10 gram kulit jeruk mandarin kering dan 10 gram jahe merah. Rebus bahan-bahan itu dalam 600 cc air,hingga tersisa 300 cc. Tunggu selagi hangat,lalu minumlah.
11. Berkhasiat unruk meredakan batuk. Ambil 1 genggam bunga mawar kering. Rebus dengan air dari 3 gelas jadi satu setengah gelas,dan tambahkan madu 1 sendok makan. Minumlah tiga kali sehari.

    Dari semua manfaat diatas,yang dijadikan manfaat adalah bunganya dan sebagian besar cukup hanya dengan merebus bunganya saja sehingga didapatkan sari bunga mawar yang siap diminum. Khusus untuk manfaat no.7 dan 8, hanya bunga mawar yang berwarna putih yang digunakan untuk diambil manfaatnya. Selamat mencoba.............

KESEHATAN ( Tips Jaga Kesehatan Kulit Usai Berenang)


Berenang adalah salah satu olahraga yang menyehatkan. Olahraga ini membuat hormon yang mengatur kebahagiaan untuk terpacu keluar lebih banyak. Namun,usai berenang,kulit memerlukan perawatan. Terlalu lama berada di air bisa membuat kulit hilang kelembabannya,apalagi ditambah hawa panas dan matahari. 

Hello guys jadi disini saya mempunyai beberapa tips untuk menjaga kesehatan kulit usai berenang. Oke check this out :):
  • Dalam air di kolam berenang biasanya ditambahkan klorin: ini membuat kulit kering dan turun  kelembabannya. Solusinya,mandilah dengan air hangat dan sabun untuk membilas klorin yang menempel di tubuh.
  • Sebelum berenang pakailah lotion tabir surya yang tahan air: setelah mandi usai berenang,pakai kembali lebih banyak pelembab untuk kulit. Ini upaya untuk mempertahankan kelembaban kulit.
  • Konsumsi air lebih banyak sebelum dan setelah berenang: air mencegah anda dari dehidrasi selama melakukan olahraga ini. Makan buah-buahan dan sayur-sayuran juga bagus untuk mempertahankan kesehatan kulit.
  • Sinar matahari yang mengenai kulit saat berenang bisa membuat kulit menjadi hitam dan kusam: untuk itu jangan lupakan perawatan harian bagi kulit.
  • Gunakan kulit pisang untuk mengurangi flek hitam di sekitar wajah,leher,lengan dan kaki akibat berenang: gosokkan ke tubuh,biarkan mengering,lalu bilas. Pisang dikenal sebagai pembersih yang efektif.
Semoga bermanfaat guys:)

BAHAYA DI BALIK PENGGUNAAN " OPTICAL MOUSE"

Hi teman - teman saya mau share dikit nih mengenai bahaya penggunaan "optical mouse":)
Naa, kalian pasti belum tau kan di balik kenyamanan optical mouse ternyata mempunyai efek samping yang berbahaya lo. Beberapa tahun (2005) semenjak peluncuran pertama optical mouse oleh Microsoft, telah ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan optical mouse tersebut.
Optical mouse ini bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan dibawahnya. Frekuensi jauh lebih tinggi daripada handphone. Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung - ujung saraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak tangan bisa merpengaruh fatal pada kesehatan, karena menurut laporan WHO: radiasi dari mouse setara 5x radiasi handphone. Akan tetapi radiasi mouse menjadi berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai komputer.
Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk - produk berkualitas, karena produk - produk yang bagus memiliki shield (pelindung) untuk melindungi pergelangan tangan.
WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya, sementara Microsoft dan IBM meluncurkan dana sekitar 2 miliar dollar untuk kerjasama pembuatan pointing devise yang lebih aman.
Idustri - industri hardware terbesar di Cina dan taiwan berusaha menutup - nutupi hal ini. Jika di perhatikan, mouse - mouse optical yang beredar di pasaran saat ini di produksi oleh merek - merek yang tidak dikenal, padahal itu hanyalah sisa produksi industri besar yang sudah menghentikan penjualan", untuk itu, cobalah memegang mouse hanya disaat diperlukan saja . Berlatihlah menggunakan Hot Key (ctrl-C,ctrl-V untuk Copy-paste). Kembalilah menggunakan mouse model lama atau bola ".

Naa,,, sekarang kalian sudah tau kan bahaya penggunaan optical mouse itu. Jadi bagi kalian yang punya adik, kakak, temen, sahabat, orang tua dan keluarga yang sering menggunakan mouse saat bekerja atau sekedar maen game saja lebih baik disarankan agar tidak terlalu sering menggunakan optical mouse.
Hi guys semoga bermanfaat yaa:)

UNTUK SESEORANG YANG PERNAH SANGAT BERARTI DI DIDUPKU

Di hari ini enggak ada kata - kata indah yang bisa ku rangkai :(
Ataupun hal istemewa yang mampu ku urai :(
Mungkin ini gak berarti apa - apa bagimu, tapi yang pasti.
Doaku akan iringi setiap jejak langkahmu.
Saat aku menyadari, kita sudah berpisah hampir 6 bulan.
Tapi entah kenapa, aku enggak pernah bisa menggantikanmu dengan yang lain :(
Beberapa bulan lalu, memang pernah kucoba merelakan hatiku pada yang lain.
Tapi pada akhirnya, kandas dalam waktu singkat,, Hanya karena aku tak bisa membohongi bahwa hatiku masih untukmu. Bukan sok puitis,tapi percaya gak percaya....itulah kenyataanya.
Terima kasih atas warna yang pernah kau lukis dalam hidupku walaupun hanya hampir 2 tahun.
Dan izinkan aku menyimpannya, walau mungkin sebenarnya aku tak berhak memilikinya lagi. Semua ini karna "kau yang terindah".
Semoga aku menjadi yang terbaik:*

DIA

Terima kasih telah mengisi hariku
Terima kasih atas warna yang kau lukis dalam hidupku
Terima kasih telah membuatku tersenyum
Terima kasih telah menyayangiku
Dan membuatku berarti
Banyak hal tentang dia
Banyak soal tentang dia
Banyak kenangan indah dan pahit bersamanya
Banyak rasa yang kurasakan
Karna dia...

IBU

Ibu...
9 bulan kau mengandungku
dan ketika waktu melahirkan tiba
kau keluarkan seluruh tenagamu untukku
kau perjuangkan nyawamu demi aku
ketika malaikat kecilmu datang
kau serahkan seluruh kasih sayangmu
kau lakukan semua yang terbaik untuk buah hatimu
ibu...
begitu mulia hatimu
siapapun yang kehilangan ibu pasti akan merasa separuh jiwanya pergi
bagai daun tanpa bunganya
ataupun bagai batang yang tanpa akarnya
ibu...
kau selalu siap siaga disaat aku sedih, takut, ataupun senang
tak ada satupun perbuatanmu yang tidak berarti dihidupku
kau bagaikan sang surya yang tak pernah berhenti
melindungi dan menyayangi anakmu
sama halnya seperti sang surya yang tak pernah 
meninggalkan bumi hingga malam merebahkannya
tak ada wanita yang mulia selain ibu
ibu adalah jiwa keabadian bagai semua wujud
tiada cinta setulus dirimu
ibu...
terimakasih atas cinta yang tak pernah usai
tulus cintamu tak kan mampu untuk ku balas
maafkan aku jika selalu merepotkanmu
hanya doa yang bisa kuberikan
terimakasih untuk segalanya wahai ibuku
dan, terima kasih untuk-Nya yang telah menciptkan ibu dan ayah tentunya untuk aku :*:*:* <3

SALAM PERKENALAN


Seorang Guru SD bermaksud melatih murid - muridnya untuk memupuk rasa percaya diri mereka. Guru tersebut meminta mereka untuk memperkenalkan diri sekaligus mengungkapkan cita  cita mereka.
Kelvin berdiri berkata, " Nama saya Kelvin. Kalau besar nanti saya ingin menjadi pilot, jadi saya bisa pergi keliling dunia ke Eropa, Asia, Australia ,Afrika, dan sebagainya."
"Bagus sekali Dodi. Terimakasih. Siapa lagi?:, tanya Bu Guru
Seorang anak perempuan ditengah berdiri dan berkata, "Nama saya Wiwik. Kalau besar nanti, saya ingin menjadi ibu rumah tangga dan mempunyai anak manis, ganteng dan cerdas :)
"Bagus. Jadi ibu rumah tangga itu merupakan cita - cita yang mulia. Siapa lagi?", tanya Bu Guru 
Si Dekta berdiri dan berkata," Saya Dekta, nanti kalau sudah besar saya yang akan membantu Wiwik mencapai cita - citanya." 
Sontak Ibu Guru dan murid - murid pada ketawa hahhahhahhaaa :)

Kamis, 21 Juni 2012



WiwikSuciblogspot.com

TUHAN jujur saya belum bisa lupain kenangan yang saya udah jalanin dulu sama dia hampir 2th, terlalu banyak rintangan demi rintangin yang kita lewatin sama sama:(
TUHAN saya yakin dengan berpisahnya kita itu mungkin lebih baik buat kehidupan saya.
dan sekarang saya mau fokus untuk belajar dan meraih prestasi yang setinggi - tingginya. BRAVOOOOO!!!!
kehidupan asmara transgender tu gak seindah asmara kita yang normal.